Audit ISO 17025 sering menjadi momen paling βmenegangkanβ bagi laboratorium.
Banyak laboratorium merasa sudah siap, tetapi saat audit berlangsung:
π tetap muncul temuan (nonconformity)
π bahkan pada hal-hal yang dianggap sepele
Pertanyaannya:
kenapa temuan audit masih sering terjadi, meskipun sistem sudah dibuat?
π Apa Itu Temuan Audit ISO 17025?
Temuan audit adalah kondisi di mana sistem, proses, atau hasil laboratorium:
β tidak sesuai dengan persyaratan ISO 17025
β tidak sesuai prosedur internal
β tidak dapat dibuktikan dengan data
Temuan ini bisa berupa:
- minor (ketidaksesuaian kecil)
- major (berdampak besar pada validitas hasil uji)
β οΈ 7 Temuan Audit ISO 17025 yang Paling Sering Terjadi
Berikut adalah temuan yang paling sering muncul di laboratorium:
π§ 1. Kondisi Alat Tidak Terjaga
Masalah paling umum:
- alat tidak dikalibrasi tepat waktu
- tidak ada bukti maintenance
- alat tidak stabil
Dampaknya:
π hasil uji diragukan
π Pelajari lebih lanjut:
Alat Laboratorium Tidak Akurat? Ini Penyebab dan Solusinya
π 2. Tidak Ada Bukti Maintenance
Banyak laboratorium melakukan maintenance, tetapi:
β tidak terdokumentasi
β tidak terjadwal
π Ini sering jadi temuan audit
π Baca juga:
Maintenance Alat Laboratorium: Lebih Murah daripada Perbaikan Darurat
βοΈ 3. Kalibrasi Tidak Sesuai
Kesalahan umum:
- kalibrasi dilakukan tanpa cek kondisi alat
- sertifikat tidak sesuai
- interval tidak jelas
π Lihat:
Kalibrasi vs Perbaikan Alat Laboratorium: Mana yang Harus Didahulukan?
π 4. Hasil Uji Tidak Konsisten
Auditor biasanya akan mengecek:
- repeatability
- reproducibility
Jika hasil tidak stabil:
π potensi temuan sangat besar
π Baca:
Repeatability Hasil Uji Laboratorium
π§ͺ 5. Terjadi OOS Tanpa Investigasi Jelas
Masalah serius:
- ada OOS
- tetapi tidak ada root cause analysis
π Ini bisa jadi temuan major
π Pelajari:
OOS & Deviasi Hasil Uji Laboratorium
π 6. Dokumentasi Tidak Lengkap
Masalah klasik:
- data tidak lengkap
- tidak ada bukti kegiatan
- prosedur tidak diikuti
π dalam audit:
βtidak ada bukti = tidak dilakukanβ
π§ 7. Metode Tidak Tervalidasi
Jika metode tidak jelas:
- hasil tidak bisa dipertanggungjawabkan
- repeatability buruk
π Lihat:
Validasi Metode Laboratorium
π£ Kenapa Temuan Ini Terjadi Berulang?
Karena banyak laboratorium:
- fokus ke dokumen, bukan implementasi
- hanya siap saat audit
- tidak melakukan evaluasi rutin
Padahal ISO 17025 menuntut:
π konsistensi sistem, bukan sekadar kelengkapan dokumen
π Cara Menghindari Temuan Audit
Berikut langkah yang bisa dilakukan:
β 1. Pastikan Kondisi Alat Optimal
- cek rutin
- lakukan perbaikan jika perlu
β 2. Dokumentasi yang Konsisten
- semua aktivitas tercatat
- mudah ditelusuri
β 3. Evaluasi Data Secara Berkala
- cek tren hasil uji
- identifikasi deviasi sejak awal
β 4. Validasi Metode & Training Operator
- metode jelas
- operator terlatih
π Peran Penting Perbaikan & Maintenance Alat
Banyak temuan audit sebenarnya berakar dari:
π kondisi alat yang tidak optimal
Jika alat:
- tidak stabil
- tidak dicek
- tidak dirawat
maka:
β hasil uji tidak valid
β audit berisiko gagal
π Solusi untuk Mengurangi Risiko Audit
Untuk meminimalkan temuan audit, pastikan:
β alat dalam kondisi baik
β maintenance berjalan
β ada bukti dokumentasi
Jika Anda membutuhkan support:
π kami menyediakan layanan:
- perbaikan alat laboratorium
- maintenance & pengecekan
- persiapan alat sebelum audit
Area layanan:
- Bogor (fast response)
- Bekasi (industri)
- Depok (volume)
- Jakarta Timur (QA/QC oriented)
π Penutup
Audit ISO 17025 bukan hanya soal βlulus atau tidakβ.
Tetapi tentang:
π memastikan data laboratorium dapat dipercaya
Temuan audit bukan musuh, tetapi indikator bahwa ada yang perlu diperbaiki.
π Semakin cepat diperbaiki, semakin kecil risiko di masa depan.






